8 Strategi untuk Memikat Investor Startup

Untuk mulai mengembangkan ide menjadi produk nyata, founder startup membutuhkan dukungan dari berbagai kalangan termasuk investor. Praktiknya, mendapatkan kepercayaan dan dukungan investor startup bukanlah hal yang sederhana. Kamu perlu membuktikan bahwa produk yang kamu kembangkan tidak hanya bagus, tapi bisa memberikan solusi nyata dan mampu menghasilkan profit. 

Usaha untuk meraih kepercayaan ini bukanlah hal yang mudah karena tiap investor memiliki pertimbangan dan preferensi tersendiri dalam memilih startup untuk didanai. Meski demikian, hal ini bukanlah sesuatu yang tidak mungkin untuk dilakukan. Buktinya, pada 2021 saja nilai investasi startup di Indonesia mencapai 5,96 miliar dollar Amerika atau sekitar 85,8 triliun rupiah. 

Kalau kamu ingin mendapatkan dana untuk mengembangkan produk, kamu bisa menerapkan strategi untuk memikat hati investor startup berikut ini.

  1. Ketahui Potensi Pasar

Sebelum mengajukan proposal atau melakukan pitching kepada investor, kamu harus sudah tahu secara pasti berapa besar potensi pasar yang kamu miliki. Data ini bisa kamu peroleh melalui riset, survey, dan melakukan analisis kompetitor. 

Semakin besar potensi market yang kamu punya, produk kamu akan terlihat lebih menggoda di mata investor. 

  1. Miliki Basis Pelanggan

Salah satu langkah dalam tahapan membangun startup, kamu harus membangun basis pelanggan. Basis pelanggan di awal pendirian startup memiliki banyak peran penting termasuk dalam meyakinkan investor. 

Memang sih, kamu juga butuh modal awal untuk membangun basis pelanggan. Tapi kamu bisa mencoba mencari cara kreatif untuk mendapatkan pelanggan pertama tanpa mengeluarkan modal besar. 

  1. Co-founding Team yang Berkualitas

Ketika kamu menawarkan kerjasama dengan investor, kamu tidak hanya menjual ide atau produk tapi juga kualitas startup kamu termasuk orang-orang yang bekerja di dalamnya. Biasanya investor akan lebih tertarik pada startup yang dijalankan oleh sekelompok orang berbakat dan profesional di bidangnya. 

Jadi ketika memilih tim untuk startup kamu, kamu harus mengetahui rekam jejak dan prestasi mereka. Pastikan bahwa mereka memang orang-orang yang memiliki keahlian untuk menjalankan bisnis bersama ke depannya. 

  1. Tekankan Keuntungan yang Akan Didapatkan Investor

Menjelaskan ide dan business model memang penting, tapi pada akhirnya investor ingin tahu keuntungan apa yang akan mereka dapatkan dengan mendanai startup kamu. Cara terbaik untuk memikat hati investor startup adalah dengan menjelaskan bagaimana dan kapan mereka akan memperoleh keuntungan. 

Jelaskan dengan cara apa kamu akan memperoleh laba, perkiraan waktu yang dibutuhkan, dan keuntungan yang akan investor dapatkan. Penjelasan yang rinci akan memberikan investor gambaran mengenai potensi keuntungan dan alasan kuat untuk berinvestasi. 

  1. Bangun Koneksi dengan Investor Startup

Sebagian besar investor akan lebih mempercayakan uangnya kepada orang yang mereka kenal daripada orang asing. Oleh karena itu, sangat penting untuk membangun koneksi bahkan sebelum kamu memulai penggalangan dana. 

Dengan membangun koneksi, kamu juga bisa meminta saran-saran bisnis terkait startup kamu terutama di tahap awal pembangunannya. 

  1. Pitch Deck yang Menarik

Pitch deck adalah kunci untuk memastikan pesan kamu tersampaikan dengan baik kepada investor startup. Buatlah pitch deck yang sederhana, tapi mudah dipahami dan merangkum semua poin yang ingin kamu sampaikan. 

Presentasikan data-data dalam bentuk diagram atau grafik yang mudah dicerna. Kamu juga bisa fokus ke poin-poin penting dan tidak perlu bertele-tele dengan penjelasan yang tidak perlu. Yang paling penting untuk digaris bawahi, pitch deck kamu harus bisa meninggalkan kesan positif yang sulit untuk dilupakan. 

  1. Tindak Lanjuti Proposal Kamu

Di tengah banyaknya tawaran kerjasama, bukan tidak mungkin investor lupa akan tawaran yang kamu sampaikan. Oleh karena itu, sangat penting untuk melakukan follow up terkait kerjasama yang kamu tawarkan. Dengan demikian, investor akan tahu bahwa kamu bersungguh-sungguh dalam menawarkan kerjasama itu. 

Follow up juga bisa terus kamu lakukan setelah kamu mendapatkan pendanaan. Berikan kabar terbaru mengenai startup kamu dan rencana pengembangan ke depannya. Hal ini bisa meningkatkan kemungkinan investor untuk memberikan pendanaan tahap lanjut.

  1. Bergabung dengan Akselerator Startup

Bergabung dengan akselerator startup bereputasi bisa memberikan berbagai keuntungan bagi startup yang baru mulai. Kamu bisa mendapatkan bimbingan, pendanaan, sampai akses ke jejaring investor. 

Menjadi jebolan akselerator startup terkemuka juga bisa menaikkan kredibilitas startup kamu. Dengan demikian, daya tarik startup kamu di mata investor pun bisa makin tinggi. 


Itu tadi beberapa strategi yang bisa kamu lakukan untuk mendapatkan investor startup. Selain menerapkan berbagai strategi di atas, kamu juga perlu berada di lingkungan yang tepat, yang bisa mendukung perkembangan startup kamu ke depannya. Itulah salah satu alasan penting bergabung dengan akselerator startup seperti tinc. 

Kalau kamu sudah siap berakselerasi, kamu bisa daftar di sini atau kontak kami di sini

Posted by TINC Admin