Alasan Startup Indonesia Menjadi Idola Investor

Posted by tinc Admin
img-cover

Di tengah gempuran pandemi dan ancaman resesi global, startup Indonesia rupanya masih menjadi idola investor. Dalam laporan Cento Ventures, Indonesia bersaing dengan Singapura sebagai penerima investasi startup terbesar di Asia Tenggara sepanjang 2021. Menurut catatan, 42% dari modal diinvestasikan di startup Indonesia.


Pada 2021, nilai investasi startup di Indonesia mencapai US$5,96 miliar atau sekitar Rp85,8 triliun, sedangkan Singapura mencatatkan US$4,83 miliar atau sekitar Rp69,6 triliun. Hal ini merupakan bukti bahwa industri startup Indonesia memiliki potensi menjanjikan sehingga menjadi idola investor. 


Pasti penasaran kan, apa yang menjadi daya tarik startup Indonesia di mata investor? Simak ulasannya berikut ini!

  1. Potensi Pertumbuhan Ekonomi Digital

Pada 2021, nilai ekonomi digital Indonesia tercatat sebagai yang tertinggi di Asia Tenggara yaitu mencapai US$70 miliar. Pada 2025 mendatang, nilai ini diperkirakan akan meningkat sampai US$146 miliar. 

Dengan potensi pertumbuhan yang begitu besar, tidak mengherankan kalau banyak investor asing yang berminat untuk menanamkan modalnya di startup Indonesia. Para investor ini terutama membidik startup yang sudah memiliki nilai valuasi tinggi maupun yang dianggap berpotensi untuk berkembang. 

  1. Kekuatan Startup Lokal

Indonesia memiliki sederet startup berstatus unicorn atau memiliki valuasi di atas US$1 miliar, bahkan decacorn dengan nilai valuasi di atas US$10 miliar. Indonesia juga memiliki sederet startup jumbo dan megaround yang digadang-gadang akan menjadi unicorn berikutnya. 

Melihat perkembangan yang begitu positif, tentunya investor makin semangat untuk menanamkan modal di startup Indonesia, terutama yang dipandang memiliki potensi untuk makin berkembang tidak hanya di Indonesia, tapi juga di Asia. 

  1. Ekosistem Startup yang Sehat

Pertumbuhan startup Indonesia didukung juga oleh ekosistem startup yang sehat. Hal ini bisa dilihat dari komitmen pemerintah untuk mencapai target 25 unicorn pada 2025 mendatang. Hal ini ditindaklanjuti dengan berbagai program seperti Nexticorn yang bertujuan untuk mempertemukan startup dengan calon investor. 

Ekosistem startup yang sehat juga didukung oleh inkubator dan akselerator startup seperti tinc yang membantu startup untuk tumbuh lebih cepat. Banyaknya akses terhadap dukungan ini menciptakan ekosistem startup yang sehat dan memberikan kesempatan kepada startup untuk berkembang dan meningkatkan potensi keberhasilan. 

  1. Market yang Besar

Alasan lain yang membuat investor tertarik buat investasi tentu saja tak lain karena pasar Indonesia sendiri yang potensial. Saat ini penetrasi pengguna internet Indonesia sudah mencapai 77,02% dari total penduduk yang berjumlah lebih dari 270 jiwa. Artinya, Indonesia memiliki setidaknya 210 juta pengguna internet yang bisa menjadi customer layanan startup. Jumlah ini juga terus naik dari tahun ke tahun. Selain itu, masyarakat Indonesia juga sudah semakin terbuka dengan berbagai perkembangan teknologi dan perubahan layanan dari konvensional menuju digital. 

  1. Unique Value yang Membuat Startup Indonesia Unggul

Salah satu kekuatan startup Indonesia adalah berhasil menghadirkan inovasi yang dekat dengan keseharian masyarakat. Misalnya, hadirnya layanan ojek online. Masyarakat yang sudah akrab dengan layanan ojek kemudian cepat beradaptasi dan menerima perubahan layanan ke arah digital. Selain itu, masih banyak startup lokal yang memberikan kemudahan bagi masyarakat Indonesia seperti yang bergerak di bidang agritech dan fishery

Unique value ini berhasil membuat startup Indonesia unggul di ranah lokal dan tidak mudah digusur oleh startup besutan luar negeri. Poin ini terutama menarik bagi investor dalam negeri yang memahami kondisi pasar Indonesia dan potensi bisnis ke depannya. 


Setelah mengetahui alasan investor berinvestasi di startup Indonesia, pasti kamu ingin tahu cara supaya startup-mu dilirik oleh investor, bukan? Ada beberapa cara untuk menarik perhatian investor yang bisa kamu baca di artikel Strategi Memikat Investor Startup


Investor akan lebih tertarik untuk mendanai startup yang sudah matang baik dari sisi konsep maupun produk. Di sinilah peran startup accelerator seperti tinc. Startup bisa melakukan scaling up melalui bootcamp dan memperoleh pelatihan baik dari sisi teknis maupun bisnis. Bergabung dengan startup accelerator juga memberimu akses untuk berjejaring dengan sesama pegiat startup dan investor, lho. 


Jadi sudah siap berakselerasi biar lebih cepat dilirik investor, nih? Yuk langsung saja daftar di sini atau kontak kami di sini!